Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pustaka
wbs
Katam
Suplemen Sinta
upg

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini795
mod_vvisit_counterKemarin974
mod_vvisit_counterMinggu ini6770
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6899
mod_vvisit_counterBulan ini13669
mod_vvisit_counterBulan Terakhir33798
mod_vvisit_counterSemua hari1145224

Online (20 menit yang lalu): 11
IP Anda: 18.207.255.49
,
Hari ini: 14 Des, 2019
Pengendalian OPT harus dimulai dari awal budidaya pertanian PDF Cetak E-mail
Oleh Bagus   
Rabu, 02 Desember 2015 05:27

Pengendalian hama terpadu dapat membantu petani dalam mengendalikan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) dengan tepat sasaran untuk mendapatkan hasil dan kualitas panen optimal secara aman dan bijaksana.

Pada dasarnya pengendalian hama merupakan setiap usaha atau tindakan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mengusir, menghindari dan membunuh spesies hama agar populasinya tidak mencapai aras yang secara ekonomi merugikan.

Pengendalian hama tidak dimaksudkan untuk meenghilangkan spesies hama sampai tuntas, melainkan hanya menekan populasinya sampai pada aras tertentu ynag secara ekonomi tidak merugikan. Oleh karena itu, taktik pengendalian apapun yang diterapkan dalam pengendalian hama haruslah tetap dapat dipertanggungjawabkan secara ekonomi dan secara ekologi.

Hari Rabu tanggal 19 Nopember BPTP Kaltim mengadakan bimbingan teknis pendampingan Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai se Kalimantan Timur yang bertempat di Auditorium BPTP Kaltim. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 150 peserta baik dari Dinas Kab/Kota dan juga dari TNI.

Salah satu materi yang cukup menarik adalah Pengendalian OPT dalam Budidaya Pertanian yang disampaikan oleh Ir. Heru Gendroyono (UPTD-PTPH Kaltim). Dalam paparannya dia menyampaikan bahwa pengendalian OPT agar bisa efektif harus dimulai dari awal budidaya pertanian, “OPT harus dikendalikan mulai dari awal budidaya, bukan pada saat terjadi serangan”, ujar Heru. Tapi pada kenyataan dilapangan petani cenderung terlambat dalam pengendalian OPT ini, ketika terjadi serangan baru melakukan tindakan pembasmian yang sebenarnya sudah terlambat.

 Ir. Heru Gendroyono dengan materi Pengendalian OPT dalam Budidaya Pertanian dalam bimtek upsus PJK di BPTP Kaltim

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com