Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
Suplemen Sinta
pustaka

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini646
mod_vvisit_counterKemarin759
mod_vvisit_counterMinggu ini4396
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir7397
mod_vvisit_counterBulan ini17718
mod_vvisit_counterBulan Terakhir28118
mod_vvisit_counterSemua hari1085273

Online (20 menit yang lalu): 16
IP Anda: 18.204.227.250
,
Hari ini: 17 Okt, 2019
Busuk Pantat Tomat atau Bloosom-end Root, dan Cara Penanganannya PDF Cetak E-mail
Oleh Wawan BP   
Rabu, 08 Oktober 2014 06:48

Bercak coklat yang muncul di ujung buah tomat sering muncul pada tanaman tomat. Merusak tampilan buah dan menurunkan nilainya, seperti tomat busuk. Penampakannya seperti terserang penyakit tomat, tetapi sebenarnya ini adalah gejala klasik yang muncul karena gejala fisiologis akibat ketidakseimbangan calcium pada tanaman. Selain menyerang tomat, gejala ini juga dapat menyerang tanaman lada, labu, dan semangka.

Biasanya menyerang pada saat ukuran tomat sudah mencapai setengah dari ukuran maksimal. Gejalanya muncul sebagai bintik-bintik bulat di bagian pantat buah yang berlawanan denganĀ  ujung pangkal batang dari buah tomat. Bintik coklat ini terlihat solah direndam air kemudian akan berkembang menjadi hitam dan jika dibiarkan akan membusuk. Jika diraba dengan tangan akan terasa kasar dan diikuti serangan lanjutan dari jamur akibat dari lembabnya daerah yang berbintik coklat. Akhirnya tomat harus di ambil dan dibuang.

Gejala ini biasanya muncul apabila musim tanam dimulai pada saat musim hujan ke-2 (MH 2) dan pada saat buah telah muncul, musim telah memasuki musim kemarau.Kalsium dibutuhkan dalam konsentrasi yang relatif besar untuk pertumbuhan sel. Ketika buah sedang fase pertumbuhan dan kekurangan kalsium, jaringan akan rusak meninggalkan bekas yang khas di bagian pantat buah.

Beberapa hal yang dapat membatasi kemampuan tanaman untuk menyarap kalsium yaitu kelebihan nitrogen di tanah, kerusakan akar saat pemupukan atau penanganan tanaman, pH tanaman yang tidak sesuai karakteristik tanaman, kelembapan tanah yang tidak stabil dan tak sesuai karakteristik tanaman, kelembapan tanah yang tidak stabil dan tak sesuai karakteristik, salinitas tanah yang tinggi, dan suhu tanah yang terlalu dingin. Selain itu curah hujan yang sangat tinggi juga dapat menutupi bulu akar tanaman sehingga mencegah penyerapan kalsium dari tanah sekitarnya.

Cara mengatasinya dengan menghilangkan faktor penyebabnya. Yang terpenting untuk dilakukan adalah meningkatkan kualitas tanah di daerahpertanaman.

  1. Menyeimbangkan kandungan nutrisi tanah. Apabila telah terjadi gejala, dapat ditambahkan dengan pupuk kalsium yang cepat di serap oleh tanah.
  2. Menghindari penggunaan pupuk N yang tinggi. Selain dapat mengurangi penyerapan kalsium, N yang tinggi meningkatkan resiko serangan penyakit.
  3. Menjaga kelembapan tanah pada kondisi optimal. Apabila tanah terlalu kering, siram secukupnya hingga lapisan tanah sedalam 10 cm tetap basah. Tapi jangan berlebihan. Lebih efektif apabila menggunakan mulsa perak.
  4. Menjaga pH tanah pada titik sekitar 6,5
  5. Apabila telah ditanam, hindari penggemburan tanah yang terlalu dalam saat pembersihan gulma, karena dapat merusak akar


(Sumber : http://www.gagaspertanian.com)

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com