Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
Suplemen Sinta
pustaka

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini659
mod_vvisit_counterKemarin759
mod_vvisit_counterMinggu ini4409
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir7397
mod_vvisit_counterBulan ini17731
mod_vvisit_counterBulan Terakhir28118
mod_vvisit_counterSemua hari1085286

Online (20 menit yang lalu): 15
IP Anda: 18.204.227.250
,
Hari ini: 17 Okt, 2019
Gubernur Kaltim dan Bupati KUKAR Panen Raya Padi di Marangkayu PDF Cetak E-mail
Oleh Admin   
Jumat, 03 Mei 2013 12:41

Kutai Kartanegara. Gubernur Kalimantan Timur (H. Awang Faroek Ishak) dan Bupati Kutai Kartanegara (Rita Widyasari) pada akhir April 2013 yang lalu beserta jajarannya melakukan panen raya padi sawah SL-PTT di Desa Semangkok, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Panen dilakukan di atas lahan seluas 250 ha milik kelompok tani Subur Jaya. Pada acara tersebut hadir para kepala Dinas Provinsi Kaltim dan Kabupaten Kutai Kartanegara, HKTI, anggota DPRD Kaltim, para Kepala UPTD, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalltim, para kelompoktani dan undangan lainnya. Produktivitas padi di kawasan tersebut  diperkirakan sekitar 5,7 ton/ha, diatas rata-rata (4 ton/ha). Di kawasan ini petani panen 2 kali setahun, walaupun sumber pengairannya adalah air tadah hujan.

Sambutan warga cukup meriah, khusunya ibu-ibu di sela-sela panen raya tersebut saling berebut untuk dapat foto bersama dengan ibu Bupati Kutai Kartanegara.  Dalam sambutannya Bupati Kukar menyampaikan bahwa panen padi di kawasan  tersebut memberikan manfaat yang cukup besar bagi kecamatan Marangkayu khususnya, dan Kabupaten Kutai Kartenegara secara umum, terutama dalam upaya mempertahankan Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim.

Pada kesempatan tersebut Bapak Gubernur Kaltim (H. Awang Faroek Ishak) antara lain mengingatkan agar lahan pertanian di Kalimantan Timur luasnya tidak berkurang, dan diharapkan terus bertambah. Ditambahkan oleh Gubernur Kaltim, bahwa perusahaan tambang yang mengambil lahan pertanian menjadi usaha tambang untuk mengganti dua kali lipat lahan yang telah diambil.  Demikian juga Bupati Kutai Kartanegara menyampaikan bahwa pembukaan lahan untuk tambang akan dihentikan dan lahan yang ada di kawasan marangkayu harus dijaga untuk pertanian, dan bukan untuk usaha lain (pertambangan). Komitmen kedua pejabat tersebut disambut meriah oleh warga. ***

 

 

 

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com