Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pustaka
Suplemen Sinta
Katam
LPSE
Portal PPID
upg
wbs

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini352
mod_vvisit_counterKemarin1465
mod_vvisit_counterMinggu ini352
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir11227
mod_vvisit_counterBulan ini38961
mod_vvisit_counterBulan Terakhir49175
mod_vvisit_counterSemua hari1985335

Online (20 menit yang lalu): 21
IP Anda: 3.214.224.207
,
Hari ini: 24 Okt, 2021
Mimpi G. Budisatrio Djiwandono: Kaltim tidak hanya dikenal sebagai penghasil batubara, tetapi juga produk pertanian PDF Cetak E-mail
Oleh Ekayujaya   
Senin, 19 Juli 2021 14:15

Babulu, 16/7. Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim (Dr. Fausiah T.Ladja, SP., M.Si) melaksanakan panen bersama VUB Padi di desa Rawa Mulia, Ke.Babulu, Kab.PPU.

Padi yang dipanen dilahan budidaya petani kooperator kegiatan kolaborasi Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR RI ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI (G. Budisatrio Djiwandono) secara virtual, Wakil Bupati (Ir.H.Hamdan), Wakil ketua 1 DPRD Kab.PPU (Abdul Rauf Muin), tim fraksi Gerindra, Tenaga ahli pusat (Erni Johan), Tenaga Ahli Kab.PPU dan Paser (Aldi), Kadistan Kab.PPU beserta jajarannya, Koordinator dan tim penyuluh BPP Babulu, Kepala Balai Benih Babulu, Kepala Desa Rawa Mulia beserta staf.

Ka.BPTP saat menyampaikan sambutan dalam acara yang juga dilakukan secara virtual, menyatakan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh tim BPTP terbukti mampu meningkatkan produksi padi di wilayah ini, terbukti dari hasil rata² ubinan 5,45 ton GKP/ha, ada kenaikan hasil dibanding sebelum pendampingan yang hanya mencapai 2,5-3 ton GKP/ha.

Bahkan Wakil Bupati Kab.PPU menyatakan bahwa sentuhan inovasi teknologi yang diberikan oleh tim BPTP mampu meningkatkan produktivitas pertanian khususnya di Rawa Mulia.

"Mimpi saya, Kaltim kedepan tidak hanya dikenal sebagai wilayah penghasil batubara, tapi juga wilayah penghasil produk pertanian", harap wakil ketua Komisi IV DPR RI. "Untuk itu kolaborasi Pemerintah Pusat-Daerah, petani, swasta, dan stakeholder lainnya sangat diperlukan, mengingat saat ini Kab.PPU juga sudah dikenal sebagai wilayah penyangga IKN", sambungnya.

Keberhasilan penerapan inovasi teknologi ini sangat dipengaruhi oleh faktor kesesuaian inovasi teknologi, pengaruh iklim (cuaca), dan tak kalah pentingnya kemampuan SDM dalam mengadopsi inovasi itu sendiri, pungkas Fausiah.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com