Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pustaka
Katam
wbs
Suplemen Sinta
upg

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini235
mod_vvisit_counterKemarin774
mod_vvisit_counterMinggu ini4759
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir7397
mod_vvisit_counterBulan ini18081
mod_vvisit_counterBulan Terakhir28118
mod_vvisit_counterSemua hari1085636

Online (20 menit yang lalu): 14
IP Anda: 3.85.245.126
,
Hari ini: 18 Okt, 2019
Dongkrak Produksi Adan dengan Jarwo 2:1 PDF Cetak E-mail
Oleh Margaretha   
Jumat, 18 Januari 2019 20:08

Long Api - Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim melakukan panen padi adan lahan kelompok tani binaan (Kelompok Tani Usaha Jati). Panen padi adan kali ini cukup istimewa karena dalam  budidayanya menggunakan teknologi tanam jajar legowo (jarwo) 2:1. Panen yang berlokasi di di lokasi Long api, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan dihadiri oleh Wakil bupati Kabupaten Nunukan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan  Pangan Provinsi Kalimantan Utara, Kepala Biro Pengelolaan Perbatasan Provinsi Kalimantan Utara, Kepala Perindustrian Kabupaten Nunukan, Kepala BB Biogen, Kabid Program BBP2TP, Kepala BPTP Kaltim beserta jajaran, Camat, Koramil, Kapolsek, serta warga dan anggota kelompok tani (poktan) Usaha Jati (17/01/2019).

Melalui kegiatan Dukungan Inovasi Pertanian Wilayah Perbatasan (DIP-WP) BPTP Balitbangtan Kaltim sukses mengaplikasikan sistem jarwo pada padi adan. Didukung dengan semangat dari petani Long Api, produksi ternyata mengalami peningkatan hingga 60%. Hal ini disampaikan oleh Camat Krayan (Helmi Pudaaslikar, S.IP) menurutnya, terlihat jelas terjadi peningkatan hasil panen padi adan setelah menerapkan sistem tanam jarwo 2:1 pada lahan seluas 40-45 Ha dari 3.466 Ha luasan sawah di Krayan.

"Melihat hasil yang meningkat ini, di musim tanam berikutnya, kita akan bersinergi dengan seluruh pengambil kebijakan seperti kepala adat, kepala desa, Pamor (pengawas mutu organik) Krayan, Asosiasi perlindungan beras adan untuk menginisiasi dan mendorong penerapan sistem tanam jarwo 2:1 di Krayan", ujar Helmi dalam sambutannya.

Sementara itu Wakil Bupati Nunukan (Ir. H. Paridil Murad, S.E., M.T.) juga turut menyambut baik dan mengapresiasi serta mendukung keberlanjutan kegiatan kedepan. Dan sangat berharap agar pihak pemerintah  pusat maupun daerah bisa memberikan perhatian baik itu bantuan sarana, prasarana dan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat Krayan dalam upaya pengembangan padi adan yang bermutu dan bernilai tinggi serta berorientasi ekspor.

Kepala BB Biogen (Dr. Mastur) sangat mengapresiasi semangat warga Krayan untuk maju dan berkembang dengan tetap menjaga sumber daya alam dan kearifan lokal. Salah satu upaya dan dukungan pertanian dalam pengembangan padi adan selain sistem tanam jarwo juga berupaya memperpendek umur padi adan dengan tetap menjaga kualitas dan kèorganikan padi adan.

Selanjutnya Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim, Dr. Muh. Amin menyampaikan bahwa BPTP Kaltim selalu siap mendukung dari sisi inovasi teknologi pertanian serta penguatan kelembagaan Tani di Krayan.

"Penerapan Jarwo 2 : 1 ini bukan saja meningkatkan produktifitas tapi juga mampu memperpendek umur padi adan yg biasanya kurang lebih 6 bulan menjadi 4,5 bulan", ujar  Nurbani penanggung jawab kegiatan DIP-WP Kab.Nunukan.

Acara panen bersama ini dirangkaikan dengan ekspor beras padi adan secara tradisonal ke Malaysia. Hal ini merupakan langkah nyata dalam peningkatan sistem dagang lintas batas yang selama ini dilakukan secara perseorangan.

Pada akhir acara kepala biro pengelolaan perbatasan Prov Kaltara (Drs. Samuel ST. Padan) menyampaikan terima kasih atas kerja keras tim BPTP Kaltim  di Krayan dalam peningkatan produksi padi adan yang berorientasi ekspor serta siap mendukung dan berkolaborasi untuk mejadikan beras adan menjadi produk unggulan di Krayan.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com